Cara Membuat Sabun Herbal Sendiri Sesuai dengan Keinginan Kita

Kita pastinya sering menggonta-ganti jenis serta aroma sabun yang kita pakai. Entah karena mencari aroma yang sesuai ataupun mencari yang paling sesuai dengan kulit tubuh kita. Dari berbagai jenis sabun yang pernah Anda gunakan, pernahkah terpikir bagaimana proses membuatnya? Secara definisi, sabun terbuat dari lemak atau minyak yang dicampur dengan alkali. Belakangan sabun herbal juga tak kalah populer karena kandungannya alami dan tidak berisiko menimbulkan iritasi bagi kulit sensitif.

Perbedaan utama sabun herbal dengan sabun biasa adalah tidak banyak menggunakan substansi kimia. Sebagian besar kandungannya adalah bahan-bahan alami yang telah dikeringkan. Bagi yang belum pernah mencoba, membuat sabun herbal bahkan bisa dilakukan di rumah masing-masing.

Bahan alami untuk sabun herbal

Tak ada batasan substansi alami apa yang digunakan untuk membuat sabun herbal. Apapun bisa digunakan, yang terpenting sudah dikeringkan terlebih dahulu. Beberapa jenis bahan yang bisa dipakai di antaranya:

  • Lavender
  • Cornflower
  • Peppermint
  • Chamomile
  • Lemon balm
  • Rosemary
  • Mawar
  • Serai
  • Cengkeh
  • Melati
  • Comfrey
  • Daun jelatang

Masih banyak lagi tanaman herbal yang bisa digunakan untuk membuat sendiri sabun herbal. Dari daftar di atas, beberapa memang dikenal sebagai tanaman herbal dengan khasiat yang baik untuk kulit seperti melembutkan hingga mengatasi iritasi.

Cara membuat sabun herbal sendiri

Sebelum membuat sabun herbal, anda perlu menyiapkan peralatannya yakni:

  • Slow cooker
  • Container plastik/kaca/stainless steel
  • Timbangan dapur digital
  • Spatula silikon
  • Blender tangan
  • Thermometer
  • Cetakan silikon
  • Pemotong sabun

Selain bahan di atas, perlengkapan untuk keamanan juga perlu disiapkan. Beberapa seperti kacamata, sarung tangan latex, dan apron. Mengenakan pakaian lengan panjang juga disarankan untuk menghindari terkena panas. Selain itu, buat sabun herbal di ruangan dengan sirkulasi udara baik.

Ada 2 metode pembuatan sabun herbal yang bisa dilakukan:

·      Proses panas (hot process)

Dalam proses pembuatan panas, adanya panas eksternal mempercepat proses koversi minyak atau lemak menjadi sabun. Proses yang disebut saponifikasi ini terjadi ketika minyak atau lemak bercampur dengan larutan alkali. Umumnya sabun langsung bisa digunakan keesokan harinya, namun tunggu satu pekan jika ingin sabun dengan tekstur lebih padat.

·      Proses dingin (cold process)

Dalam proses dingin, panas yang dimanfaatkan adalah panas internal yang secara alami dihasilkan dalam proses saponifikasi. Umumnya sabun akan mengeras setelah 4-6 minggu. Meskipun lama, banyak orang memilih metode ini karena lebih lembut perlakuannya terhadap minyak dan tanaman herbal yang digunakan.

Di bawah ini adalah cara pembuatan sabun herbal dengan proses panas. Bahan yang perlu disiapkan:

  • 600 ml minyak kelapa
  • 300 ml minyak zaitun
  • 250 ml air suling
  • 150 ml lye (cairan hidroksida logam)
  • essential oil
  • pewarna (optional)
  • tanaman atau kelopak bunga yang telah dikeringkan

Dari bahan-bahan di atas, penting untuk memastikan rasio lye yang digunakan benar-benar aman dan tepat. Ini bergantung pada jenis dan kuantitas minyak yang digunakan.

Cara pembuatan:

  1. Ukur seluruh bahan dan kenakan peralatan keamanan
  2. Nyalakan slow cooker dan tambahkan minyak kelapa
  3. Setelah minyak kelapa meleleh, siapkan lye. Perlahan, tambahkan lye pada air (jangan sebaliknya)
  4. Dengan hati-hati aduk air yang sedang dituangi lye menggunakan spatula silikon
  5. Diamkan adonan lye dan biarkan dingin selama 15-20 menit
  6. Periksa minyak. Jika minyak kelapa telah benar-benar meleleh, tambahkan minyak zaitun dan aduk rata.
  7. Setelah minyak mencapai suhu 49-54 derajat Celsius, siapkan blender di samping slow cooker
  8. Tuangkan lye secara perlahan untuk menghindari cipratan, kemudian aduk rata
  9. Nyalakan blender dengan mode paling pelan dan aduk dengan gerakan melingkar selama 10-15 menit
  10. Tunggu hingga adonan mengental seperti puding
  11. Tutup slow cooker dan masak selama 50 menit. Apabila adonan mengeluarkan gelembung, aduk perlahan.
  12. Matikan slow cooker dan dinginkan adonan
  13. Tambahkan essential oil atau pewarna bila perlu
  14. Tuangkan adonan pada cetakan sabun, ratakan permukaannya dengan spatula
  15. Pastikan tidak ada gelembung tertinggal setelah menuangkan ke cetakan
  16. Tambahkan tanaman herbal di bagian atasnya

Untuk tahap nomor 3, pastikan menuangkan lye ke air, bukan sebaliknya. Jika air dicampur ke lye, rentan terjadi reaksi kimia berbahaya. Resep di atas bisa menghasilkan 7-10 sabun herbal batangan bergantung pada ukurannya.

Tahap akhir membuat sabun herbal

Setelah semua tahapan tuntas dilakukan, diamkan adonan dalam cetakan selama 24 jam. Setelah dingin, perlahan lepaskan dari cetakan dan potong menggunakan pisau yang telah disiapkan. Namun jika cetakan sudah berbentuk satuan, tak perlu dipotong lagi.

Meskipun pada tahap ini sabun sudah bisa digunakan, namun sebaiknya tunggu hingga satu menit agar benar-benar keras dan tahan lama. Umumnya, hasil akhir dari metode panas lebih tampak kasar dibandingkan dengan metode dingin.

Kelebihan dari membuat sabun herbal sendiri adalah bisa memilih jenis tanaman herbal yang digunakan, sekaligus essential oil yang diinginkan. Pilih jenis essential oil yang aman diaplikasikan langsung untuk kulit. Ingat untuk tidak memakai campuran bahan yang alergi untuk kulit Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *